Format Gugatan Hak Asuh Anak oleh Kuasa Hukum

Format Gugatan Harta Bersama
08/09/2019
Hak Asuh Anak Paska Perceraian
19/09/2019

Format Gugatan Hak Asuh Anak oleh Kuasa Hukum

Bekasi, ………..
Kepada Yth.
Ketua Pengadilan Agama Bekasi
di
Bekasi
Perihal : Gugatan Hak Asuh Anak

Assalamu’alaikum salam wr.wb.
Yang bertanda tangan dibawah ini :
Drs. H. Syahrul, SH, MH, Advokat dan Konsultan Hukum ARS & Rekan, beralamat di Perumahan Taman Cikas, Blok C 18 Nomor 9 Pekayon Jaya Bekasi Selatan, Kota Bekasi, berdasarkan Surat Kuasa Khusus tertanggal………., (terlampir), bertindak dan atas nama :
………………………, Umur…., tahun. Agama Islam, Pekerjaan…………, bertempat tinggal di Jalan …………, Nomor….., RT…, RW…, Kelurahan …….., Kecamatan Bekasi……., Kota Bekasi.
Untuk selanjutnya disebut sebagai ………………………………………., PENGGUGAT.
Dengan ini Penggugat hendak mengajukan Gugatan Hak Asuh Anak, terhadap mantan Suami Penggugat :
…………………, Umur…., tahun, Agama Islam, Pekerjaan………, bertempat tinggal di Jalan …………, Nomor…, RT…, RW…., Kelurahan…….., Kecamatan Bekasi…….., Kota Bekasi.
Untuk selanjutnya disebut sebagai ……………………………………….., TERGUGAT
Adapun yang menjadi dasar dan alasan diajukan Gugatan Hak Asuh Anak ini adalah sebagai berikut :
1. Bahwa Penggugat dengan Tergugat adalah suami istri yang sah, dahulu melangsungkan pernikahan pada tanggal……., sesuai kutipan Akta Nikah Nomor………., tanggal………., tahun……..
2. Bahwa setelah menikah, Penggugat dan Tergugat tinggal di rumah kediaman bersama di Jalan……….., Nomor…, Kelurahan……, Kecamatan Bekasi……..
3. Bahwa selama masa pernikahan, antara Penggugat dan Tergugat telah berhubungan sebagaimana layaknya suami istri, dan telah dikaruniai dua orang anak masing-masing bernama :
…………….., laki-laki, lahir pada tanggal………………, di ……………..
…………….., Perempuan, lahir pada tanggal………………, di …………….
4. Bahwa pada tahun……….., telah terjadi perceraiaan antara Penggugat dengan Tergugat, berdasarkan Putusan Pengadilan Agama Bekasi, Nomor……., tanggal………, tahun….
5. Bahwa setelah perceraian antara Penggugat dengan Tergugat, anak-anak yang masih dibawah umur, dalam asuhan dan tinggal bersama Penggugat, namun sewaktu penggugat tidak ada dirumah karena ada keperluan lain, kedua anak yang masih kecil dan dibawah umur tersebut dibawa oleh Tergugat tanpa sepengetahuan Penggugat.
6. Bahwa Penggugat sudah berusaha untuk memintanya kembali namun Tergugat tidak mau memberikannya.
7. Bahwa Penggugat merasa khawatir tentang perkembangan jiwa kedua anak Penggugat tersebut, karena masih kecil dan masih mengharapkan kasih sayang dan belaian dari seorang ibu. maka melalui Gugatan ini Penggugat memohon kepada Majelis Hakim yang memeriksa perkara ini, agar kedua anak yang masih kecil dan dibawah umur tersebut, dapat dan ditetapkan dalam asuhan Penggugat sebagai ibu kandungnya.
8. Bahwa terhadap biaya yang timbul akibat perkara ini agar dibebankan menurut peraturan perundang-undangan

Berdasarkan alasan-alasan tersebut diatas, Penggugat memohon agar Ketua Pengadilan Agama Bekasi Cq. Majelis Hakim yang ditunjuk menangani perkara ini, dapat memanggil pihak-pihak yang berpekara dalam suatu persidangan, memeriksa, mengadili perkara ini dan untuk selanjutnya menjatuhkan putusan yang amarnya sebagai berikut :
1. Mengabulkan Gugatan Penggugat
2. Menetapkan hak asuh kedua anak tersebut masing-masing bernama …………., laki-laki, lahir tanggal…….bulan…… tahun…….. dan ………………..,Perempuan, lahir tanggal……, bulan….., tahun……., diberikan kepada Penggugat selaku ibu kandungnya
3. Menghukum Tergugat untuk membayar nafkah anak melalalui Penggugat sebesar Rp…….. setiap bulannya
4.Membebankan biaya perkara menurut hukum yang berlaku
Apabiala Majelis Hakim berpendapat lain, mohon putusan yang seadil-adilnya ( Ex Aequo Et bono)
Demikian atas terkabulnya gugatan ini, Penggugat mengucapkan trima kasih.
Wassalamu’alikum wr.wb.
Hormat kami,
Kuasa Hukum Penggugat

Drs. H. Syahrul, SH, MH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *