Format Permohonan Cerai Talak oleh Kuasa Hukum di Pengadilan Agama
06/08/2019
Format Permohonan Wali Adhal
07/08/2019

Format Permohonan Itsbat Nikah

Bekasi,………….

Kepada Yth.
Ketua Pengadilan Agama Bekasi
di
Bekasi
Perihal : Permohonan Itsbat Nikah

Assalamu’alaikum wr.wb
Yang bertanda tangan dibawah ini :
………… bin………, Umur….. tahun, Agama Islam, Pekerjaan ………., Alamat di Jalan………, Nomor…., RT…, RW….., Kelurahan………… Kecamatan ……….., Kota Bekasi
Untuk selanjutnya disebut sebagai………… PEMOHON I

………… binti…….., Umur……. tahun, Agama Islam, Pekerjaan…….., Alamat di Jalan………., Nomor…,
RT…, RW….., Kelurahan ……………., Kecamatan ……….., Kota Bekasi
Untuk selanjutnya disebut sebagai ……….. PEMOHON II
Selanjutnya disebut Para Pemohon

Para Pemohon dengan ini mengajukan permohonan Istbat Nikah dengan alasan-alasan sebagai berikut :
1. Bahwa Pemohon I dan II telah melangsungkan pernikahan pada tanggal…….. di Jalan………… Nomor….., RT…, RW…., Kelurahan……………….., Kecamatan…………….., Kota Bekasi, dengan wali nikah Ayah kandung Pemohon II, bernama ……………. bin……………, dengan mahar berupa ………. dan yang menikahkan adalah …………… dengan disaksikan oleh saudara-saudara dan kerabat dekat Para Pemohon antara lain bernama………… ;
2. Bahwa pernikahan Pemohon I dengan Pemohon II tidak tercatat di register pada Kantor Urusan Agama Kecamatan……, Kota Bekasi;
3. Bahwa sewaktu akan menikah Pemohon I berstatus …….. dalam usia…… tahun, sementara Pemohon II bersatus …… dalam usia……, tahun
4. Bahwa setelah akad nikah hingga permohonan ini diajukan Pemohon I dan Pemohon II tidak pernah mengurus akta nikah tersebut
5. Bahwa dari Perkawinan Pemohon I dan Pemohon II telah dikaruniai….. orang anak yang masing masing bernama ……., Tempat dan tanggal lahir…………, ……….., Tempat dan tanggal lahir…………
6. Bahwa Pemohon I ……… bin………., dan Pemohon II………… binti……….., sangat memerlukan Istbat niakah ini untuk kepastian hukum untuk pengurusan akta kelahiran anak dan kepentingan hukum lainnya
7. Bahwa antara Pemohon I dan Pemohon II tidak ada hubungan saudara dekat karena keturunan, sesusuan atau hubungan perkawinan ( Mahram) dan sejak melangsungkan pernikahan sampai sekarang tidak pernah bercerai maupun pindah agama ( Pemohon I dan Pemohon II beragama Islam )
8. Bahwa untuk kepastian hukum dan tertib administrasi kependudukan sebagaimana di maksud dalam Pasal 34 ayat (1) dan ayat (2) Undang-undang Nomor 3 tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan, maka Para Pemohon ( Pemohon I dan Pemohon II) akan melaporkan Penetapan Pengadilan Agama atas pekara ini kepada Kantor Urusan Agama, untuk dicatat dalam daftar yang disediakan untuk itu
9. Bahwa Para Pemohon sanggup membayar biaya perkara

Berdasarkan alasan/ dalil-dalil diatas, Para Pemohon ( Pemohon I dan Pemohon II ) memohon agar Ketua Pengadilan Agama Bekasi Cq. Majelis Hakim yang memeriksa dan mengadili perkara ini, selanjutnya berkenaan untuk memberikan penetapan yang amarnya berbunyi sebagai berikut :

PRIMAIR :
– Mengabulkan permohonan Para Pemohon
– Menyatakan sah perkawinan antara Pemohon I (………………… bin…………….), dan Pemohon II (………… binti…………..) yang dilangsungkan pada tanggal………….. di…………. Kota Bekasi
– Memerintahkan kepada Para Pemohon ( Pemohon I dan Pemohon II) untuk melaporkan penetapan ini, kepada Kantor Urusan Agama ………….., untuk dicatat dalam daftar yang disediakan untuk itu
– Membebankan biaya perkara sesuai hukum

SUBSIDAIR :
Apabila Majelis Hakim berpendapat lain mohon Putusan yang seadil-adilnya ( Ex aequo et bono )
Demikian atas terkabulnya permohonan ini di ucapkan terima kasih
Hormat kami,
Pemohon I

————- bin————-

Pemohon II

————- binti————–

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *